Klasifikasi Ilmiah Serangga
Subkingdom: Eumetazoa Butschli, 1910 – kelompok utama hewan yang mempunyai jaringan tubuh sejati (true tissue) yang tersusun dalam lapisan germinal ("germ layer"/lapisan nutfah), dan mempunyai embrio yang melalui "tahap gastrula", meliputi Radiata dan Bilateria.
(unranked) Bilateria Hatschek, 1888 – Bilateria adalah semua hewan yang simetris bilateral, yaitu punya ujung depan dan belakang, juga sisi atas dan sisi bawah, paling tidak pada masa pertumbuhannya, meliputi Protosmia, Deuterostomia dan beberapa filum kecil.
(unranked) Nephrozoa Jondelius et al. , 2002 – kelompok bilateria yang meliputi hanya Protosmia dan Deuterostomia saja.
(unranked) Protostomia Grobben, 1908 – Protostomia, mempunyai perkembangan embrio yang berbeda dengan deuterostomia dimana lekukan asal ("blastopora") yang terbentuk akan menjadi mulut terlebih dahulu, sedang pada deuterostomia menjadi anus. Protostomia meliputi 3 kelompok utama, Ecdysozoa, "Platyzoa", "Lophotrochozoa".
Superphylum: Ecdysozoa Aguinaldo et al., 1997 – ecdysozoa, kelompok protostomia yang menanggalkan eksoskeletonnya (rangka luarnya) untuk pertumbuhannya (proses ekdisis), meliputi Arthropoda, Nematoda dan beberapa filum yang lebih kecil.
Phylum: Arthropoda Latreille, 1829 – Arthropoda, filum terbesar dalam dunia hewan. Arthropoda adalah nama lain hewan berbuku-buku atau hewan beruas dimana mempunyai tubuh bersegmen (segmen biasanya bersatu menjadi dua atau tiga daerah yang jelas dimana anggota tubuh bersegmen berpasangan (asal penamaan arthropoda)), mempunyai simetri bilateral dan eksoskeleton (kerangka luar) berkitin,meliputi 5 subphylum yaitu "Trilobitomorpha", Chelicerata, Myriapoda, Hexapoda, Crustacea, dan 1 kelas "Marrellomorpha".
Subphylum: Hexapoda Latreille, 1825 – kelompok arthropoda terbesar, memiliki 3 pasang kaki, meliputi Insecta, dan 3 kelompok yang lebih kecil dari arthropoda tak bersayap yaitu "Collembola", "Protura", dan "Diplura".
Class: Insecta Linnaeus, 1758 – serangga adalah kelompok arthropoda yang memiliki eksoskeleton berkitin, tiga bagian tubuh (kepala, dada, perut), tiga pasang kaki mata kompon dan sepasang antena, meliputi "Monocondylia" dan "Dicondylia", dimana Dicondylia merupakan kelompok serangga yang mempunyai dua titik artikulasi/penghubung atau mempunyai dua "mandibular condyle" pada setiap "mandible"-nya, sementara kelompok Monocondylia hanya mempunyai 1 titik artikulasi,
Ada sekitar 29 ordo serangga yang meliputi diantaranya sekitar 5.000 spesies bangsa capung (odonata), 20.000 spesies bangsa belalang ("orthoptera"), 170.000 spesies bangsa kupu-kupu dan ngengat ("lepidoptera"), 120.000 bangsa lalat dan kerabatnya ("diptera"), 82.000 spesies bangsa kepik (hemiptera), 360.000 spesies bangsa kumbang (coleoptera), dan 110.000 spesies bangsa semut dan lebah (hymenoptera).
catatan (tata nama biologi):
Nama yang tertera di belakang nama taksonomi merupakan nama orang yang pertama kali memberi deskripsi atau gambaran mengenai takson tersebut (deskriptor).
Jika suatu spesies digolongkan dalam genus yang berbeda dari yang berlaku sekarang, nama deskriptor ditulis dalam tanda kurung.
Artikel mengenai klasifikasi serangga-serangga:
No comments:
Post a Comment